Ternyata Pasar Induk Berau ini jauh di luar bayangan saya tentang pasar tradisional pada umumnya. Ia lebih megah, lebih mewah. Pasar baru yang menggantikan pasar lama yang terbakar di ujung tahun lalu dan baru kira-kira sebulan ini dipergunakan. Itu pun belum semua kios-kios dibuka, baik di dalam gedung Pasar Kering, Pasar Basah, dan area "plaza food court". Sebagian besar bahkan masih kosong atau para penyewa (saya belum yakin apakah kios/toko/segmen itu disewa atau dibeli) masih melakukan persiapan di dalamnya.
Jika gambar-gambar ini tidak dapat memberikan gambaran penuh tentang pasar menakjubkan ini maka berikut sedikit cerita saya tentang kondisi pasar tersebut.
Pasar secara umum terbagi menjadi 3 gedung utama. Gedung bagian depan adalah Pasar Kering 3 tingkat. Tingkat pertama dan kedua digunakan untuk tempat berjualan. Tingkat ketiga belum bisa saya kunjungi, karena masih tertutup. Gedung kedua berbentuk setengah lingkaran yang dihubungkan langsung dengan gedung Pasar Kering di tingkat dua. Gedung ini semacam meeting point, sebuah meeting point terbesar yang pernah saya lihat untuk ukuran pasar. Bagian bawah adalah halaman berbentuk lingkaran luas (lihat gambar terakhir dalam post ini) sementara di ujung bagian dalam halaman adalah area yang bisa digunakan untuk tempat berkumpul, bersantai, atau sekedar berjalan-jalan. Bagian dasar ini juga dilengkapi dengan toko-toko yang bentuknya berbeda dengan toko/kios lainnya, dengan kaca-kaca besar tempat window shopping yang juga bisa digunakan sebagai kantor pemasaran. Bagian atas adalah food court luas. Konsep "plaza" ini mengingatkan saya pada Lippo Karawaci Mall - khususnya bagian tengah Mall di mana center area adalah meeting point yang bisa digunakan sebagai panggung atau keperluan lainnya sementara di sekelilingnya adalah food court.
Gedung terakhir, di bagian belakang, adalah gedung Pasar Basah. Sayur, buah, ikan, daging, bumbu, dan bahan makanan lainnya tersedia di sini, dengan konsep sebagaimana layaknya pasar tradisional umumnya, namun dengan penataan yang lebih apik.
Secara keseluruhan, pasar baru ini mirip gabungan ITC (kios/toko), mall (food court), dan kompleks pertokoan dengan jalur-jalur lalu lintas kendaraan dan tempat parkir. Di bagian tepi pasar juga tersedia gedung perkantoran pasar, ruko yang masih dalam pembangunan, serta tempat sampah terbesar yang pernah saya lihat (untuk sebuah mall).
Yang pasti, tempat ini menyenangkan untuk digunakan sebagai tempat bersantai di akhir pekan - di pasar.