Biaya listrik dari batubara tak efisien. Yakin tidak salah hitung?

Biaya pembangkitan listrik dari batu bara yang sebelumnya termasuk ekonomis kini dicemaskan tak lagi efisien. Harga batu bara yang melonjak membuat biaya pembangkitan listrik tak berbeda bila menggunakan daya dari PLN.
Excerpt from Kompas.com.

Saya pikir Plant Manager Energy and Power Division PT Panasia Indosyntec, Jozef Sandjaja, melupakan satu hal paling penting bahwa fluktuasi harga batubara sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak mentah dunia. Lag indicator and lead indicator. Artinya ia melupakan faktor penting bahwa harga bahan bakar minyak juga melambung naik yang mengakibatkan biaya bahan bakar meningkat tajam. Oleh karenanya, secara logika, biaya bahan bakar PLTU dengan menggunakan batubara akan lebih murah dibandingkan biaya bahan bakar PLTD.

Bandingkanlah apel dengan apel pada saat yang sama. Bandingkan jengkol dengan jengkol pada waktu yang sama.

Krisis energi di Indonesia: memerlukan langkah radikal. Definisikan radikal!

pemadaman justru terjadi di wilayah yang memiliki kekayaan bahan bakar pembangkit yakni gas dan batubara yang melimpah seperti Riau, Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan.
Excerpt from Kompas.com.

Radikal mungkin hanya pilihan kata. Namun saya sepakat bahwa penyelesaian masalah krisis energi perlu diawali dengan pembongkaran paradigma lama. Salah satunya adalah subsidi berlebihan yang terkadang justru berbalik menggerogoti kemampuan negara.

Energi listrik tambahan untuk Jawa dan Bali

Indonesia state electricity firm PT Perusahaan Listrik Negara’s coal-fired power project in Labuan, Banten province, will be fully operational by March and will supply the Java-Bali grid with an additional 600 megawatts
Excerpt from Jakarta Globe.

Ok, tambahan untuk Jawa dan Bali. Bagaimana dengan pulau lain? Bagaimana dengan pemerataan energi di seluruh Indonesia? Sementara kota tempat saya tinggal mulai kembali mengalami pemadaman bergilir.